Goes to Campus dan Field Research, SMA Fons Vitae 1 – Jakarta Timur mengunjungi FPIK – Universitas Diponegoro

Goes to Campus dan Field Research, SMA Fons Vitae 1 – Jakarta Timur mengunjungi FPIK – Universitas Diponegoro

FPIK, SEMARANG – Pada hari ini, Selasa, 22 Oktober 2019 kami kedatangan tamu siswa kelas XI Program Studi Matematika dan Sains Yayasan Marsudirini SMA Fons Vitae 1, Jakarta Timur. Kunjungan dengan 2 bus dengan jumlah peserta kurang lebih 80 orang yang didampingi oleh 4 orang Pendamping Magister diterima dengan baik oleh Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis, Kepala Tata Usaha dan lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Kegiatan sosialisasi ini untuk memperoleh informasi dan wawasan baru tentang Perguruan Tinggi salah satunya Universitas Diponegoro. Acara bertajuk Kajian Kampus – Kursus Kajian (Goes to Campus dan Field Research), tanggal 21 – 25 Oktober rencananya akan mengunjungi beberapa tempat dan Kampus di Jawa Tengah (Semarang, Dieng Wonosobo Yogyakarta).

Bertempat di Gedung Auditorium Kampus FPIK Universitas Diponegoro, kami melakukan penyampaian profile diantaranya meliputi institusi akademik dimana suasana seperti perkuliahan dan kegiatan praktek, apa saja fasilitas dan kegiatan kemahasiswaan. Pidato, presentasi, dan diskusi yang dipimpin oleh Ir. Irwani, MPhill selaku Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis membuat para pengajar dan mahasiswa antusias menanyakan profil kampus agar terjalin komunikasi dua arah. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. (Ratnaningtyas).

Penandatangan Kerjasama FPIK Undip dengan Hokkaido University, Jepang

Penandatangan Kerjasama FPIK Undip dengan Hokkaido University, Jepang

FPIK, SEMARANG – Pada hari Senin, 18 November 2019 telah dilakukan penandatanganan LoA (Letter of Agreement) kerjasama antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Diponegoro dengan School, Graduate School and Faculty of Fisheries Sciences, Hokkaido University, Jepang. Penandatanganan LoA tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan EURASTiP dan ASEAN FEN 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia. Bersamaan dengan itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Universitas Brawijaya dan Kasetsart University, Thailand.

Penandatanganan yang meliputi Plan of Action on Student Exchange dan Academic Exchange Agreement ini dilakukan oleh Dekan FPIK Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc, Ph.D dan Dekan Faculty of Fisheries Sciences Hokkaido University yang dilakukan oleh Prof. Nobuo Kimura, Ph.D.

Plan of Action on Student Exchange menyatakan bahwa kedua Universitas sepakat untuk mengimplementasikan program pertukaran mahasiswa. Adapun Academic Exchange Agreement antara kedua institusi sepakat membentuk perjanjian pertukaran akademis ini untuk mendorong kerja sama internasional dalam pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan pertukaran budaya. Kedua institusi berusaha untuk mengembangkan program yang saling menguntungkan bagi mahasiswa, fakultas, departemen dan lembaga penelitian dalam ketentuan perjanjian ini. Potensi program dan kegiatan antara kedua institusi tersebut akan tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut yang meliputi pengembangan kurikulum, akademik bersama dan program-program dalam kepatuhan penuh dengan akreditasi dan persyaratan profesional kedua lembaga; penelitian dan publikasi bersama; transfer mata kuliah credit-bearing akademik berdasarkan transparansi materi kursus dan kualifikasi fakultas; pertukaran mahasiswa pascasarjana dan sarjana untuk studi, penelitian dan magang; pertukaran fakultas untuk penelitian, kuliah, dan eksperimen laboratorium; pertukaran bahan pendidikan, proyek penelitian, publikasi dan bahan pustaka; konferensi, seminar dan lokakarya bersama dan supervisi bersama kedua institusi.

Dekan FPIK Undip Prof. Tri dalam kesempatan itu mengatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Hokkaido University, Jepang kepada Undip untuk dapat bekerjasama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain yang disepakati kedua belah pihak sesuai dengan fungsi dan wewenang masing-masing pihak. Semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi ke dua belah pihak. (Ratnaningtyas).

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc dan Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, ST, M.Si sebagai Guru Besar FPIK

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc dan Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, ST, M.Si sebagai Guru Besar FPIK

FPIK, SEMARANG – Pada Rabu, 14 November 2019 merupakan hari berbahagia bagi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro. FPIK UNDIP menambah jumlah Guru Besar-nya sebanyak dua orang. Adapun kedua Guru Besar FPIK UNDIP yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc dari Departemen Ilmu Kelautan dan Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, ST, M.Si dari Departemen Oseanografi.

Pelaksanaan acara Pengukuhan Guru Besar tersebut bertempat di Gedung Prof. Soedarto SH, Tembalang, dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Undip Prof. Dr. Ir. Soenarso, MS. Pidato pengukuhan guru besar oleh Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc berjudul “Strategi Reproduksi Karang untuk Pelestarian Ekosistem Terumbu”. Dalam pidatonya, Prof. Diah memaparkan tentang pentingnya ekosistem terumbu karang. Banyaknya faktor-faktor yang menjadi penyebab kerusakan terumbu saat ini menjadi hal yang mendesak untuk memulai upaya-upaya yang dapat mengurangi semakin buruknya kondisi terumbu karang di Indonesia. Keberadaan ekosistem tersebut tidak dapat dipisahkan dari dinamika kondisi lingkungan. Salah satunya dengan melakukan budidaya karang. Dengan adanya pengembangan berbagai teknik budidaya karang, diharapkan aktivitas budidaya karang dapat lebih digiatkan.

 

Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, ST, M.Si membawakan pidato yang berjudul “Teknologi Digital Kalender Rob: Strategi Mitigasi Bencana di Wilayah Pesisir”. Pidato pengukuhan memaparkan tentang pengembangan teknologi digital banjir pasang berupa kalender rob berbasis android untuk mengetahui kapan terjadinya rob, seberapa tinggi genangan air rob, berapa lama durasi rob berlangsung, serta bagaimana kondisi level air genangan rob terjadi. Menurut Prof. Denny hal tersebut sebagai bagian dari kontribusi dalam pengembangan ilmu dan teknologi, serta turut dalam memecahkan permasalahan yang ada di wilayah pesisir.

 Selain mengukuhkan dua Guru Besar dari FPIK, UNDIP juga mengukuhkan guru besar yaitu Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Dengan dikukuhkannya Guru Besar ini hingga saat ini FPIK UNDIP memiliki 20 Guru Besar dimana Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc adalah Guru Besar ke-5 dari Departemen Ilmu Kelautan dan Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, ST, M.Si adalah Guru Besar ke-3 dari Departemen Oseanografi.

Selamat dan sukses Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro dan para Guru Besar atas capaian dan prestasi yang telah diperoleh. (Ratnaningtyas).

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc sebagai Guru Besar FPIK

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc sebagai Guru Besar FPIK

FPIK, SEMARANG – Pada Sabtu, 2 November 2019, telah dilaksanakan pengukuhan Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc. sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Bioteknologi Laut pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Pidato Pengukuhan Guru Besar disampaikan di hadapan Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Diponegoro yang terdiri dari Guru Besar dan para tamu undangan, dengan judul: “Bioprospeksi Bahan Hayati Laut untuk Pengembangan Industri Farmasi di Indonesia”.

Dengan penambahan Guru Besar ini maka hingga saat ini FPIK Undip memiliki 18 Guru Besar dimana Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc adalah Guru Besar ke-4 di Departemen Ilmu Kelautan, sehingga semakin menambah Srikandi Guru Besar FPIK setelah sebelumnya telah dikukuhkan sebagai Guru Besar yaitu Prof. Norma Afiati, M.Sc, Ph.D; Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc, Ph.D; Prof. Dr. Ir. Sri Redjeki, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Eko Nurcahya Dewi, M.Sc. (Ratnaningtyas).

SMA IT Ar Raihan Bandar Lampung Goes to Campus FPIK – UNDIP

SMA IT Ar Raihan Bandar Lampung Goes to Campus FPIK – UNDIP

FPIK, SEMARANG – Pada Rabu, 30 Oktober 2019, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP kedatangan siswa –siswa kelas XII program IPA dan IPS dari SMA IT Ar Raihan dengan jumlah kurang lebih 60 orang yang didampingi 5 Guru Pendamping. Rombongan tersebut diterima dengan baik oleh Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis, Kepala Bagian Tata Usaha dan para Kepala Sub Bagian di lingkungan FPIK serta perwakilan dari masing-masing Departemen.

Bertempat di Gedung Auditorium Kampus FPIK UNDIP, dilakukan penyampaian profil institusi dimana diantaranya meliputi akademik atmosfir seperti perkuliahan dan kegiatan praktikum, fasilitas apa saja yang dimiliki dan kegiatan-kegiatan kemahasiswan. Sambutan, paparan dan diskusi dipimpin langsung oleh Ir. Irwani, MPhill selaku Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis membuat para guru dan para siswa antusias untuk bertanya mengenai profil kampus sehingga komunikasi dua arah terjalin.

Kegiatan kunjungan ini dalam rangka memperoleh informasi dan wawasan baru tentang Perguruan Tinggi dan salah satunya Universitas Diponegoro. Kegiatan yang bertajuk Ar Raihan Goes to Campus, 27 Oktober – 1 November 2019 telah mengunjungi beberapa tempat dan Kampus di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Berdasarkan informasi dari salah seorang Guru Pendamping, sebelumnya para siswa telah mengunjungi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik – Universitas Gajah Mada dan Fakultas Kedokteran – Universitas Negeri Yogyakarta serta kunjungan ke FPIK UNDIP merupakan kunjungan terakhir mereka sebelum bertolak kembali ke Bandar Lampung.

Lebih lanjut diceritakan bahwa keinginan mereka memilih ke FPIK UNDIP merupakan keinginan dari siswa sendiri. Keingintahuan dan antusiasme dari mereka sangat besar terhadap perikanan kelautan. Mereka melihat data statistik peminat yang mendaftar masuk FPIK UNDIP dan kawasan Bandar Lampung sebagian wilayahnya terdiri dari pesisir menjadi alasan utamanya. Adapun kunjungan ke Perguruan Tinggi untuk memfasilitasi keinginan para siswa baik dari jalur IPA maupun IPS sehingga memperoleh informasi tentang dunia perkuliahan dan mereka jauh lebih yakin dalam memilih jurusan yang diinginkan. Acara ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama. (Ratnaningtyas).