FPIK Undip Dorong Strategi Penguatan Jejaring Alumni Global untuk Mendukung Transformasi Menuju World Class University

Semarang — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan kegiatan World Class University (WCU) bertema “Strategi Penguatan Jejaring Alumni Global dalam Mendukung Transformasi menuju World Class University” pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FPIK Undip ini dilaksanakan secara luring dan dihadiri oleh sivitas akademika, alumni, serta perwakilan pemangku kepentingan.

Acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi oleh panitia. Dalam sambutan pembuka, perwakilan fakultas menegaskan pentingnya peran strategis alumni sebagai mitra dalam mendukung visi Undip menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. Alumni dinilai memiliki posisi kunci dalam menjembatani kolaborasi global, baik di sektor akademik, industri, maupun pemerintahan.

Sesi utama menghadirkan narasumber dari kalangan alumni yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si. (Alumni FPIK Undip Angkatan 1992) dan Dr. Ir. Woro Nur Endang, M.P., Sekretaris Badan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) KKP. Kehadiran para alumni ini memberikan perspektif nyata mengenai kontribusi lulusan FPIK Undip dalam berbagai sektor strategis di tingkat nasional.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya penguatan jejaring alumni global melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem penjaminan mutu. Strategi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi institusi menuju standar internasional yang kompetitif dan berkelanjutan.

Diskusi juga menyoroti kontribusi alumni dalam mendukung program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peran alumni di bidang karantina, pengawasan mutu, serta pengelolaan sumber daya kelautan dinilai sangat penting dalam menjamin kualitas dan keamanan pangan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya pertukaran gagasan terkait peluang kolaborasi global serta kontribusi alumni dalam pembangunan nasional. Berbagai ide strategis yang muncul diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program berkelanjutan di masa mendatang.

Acara ditutup dengan rangkuman hasil diskusi serta harapan agar kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring alumni yang solid, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui sinergi yang kuat antara institusi dan alumni, FPIK Undip optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan perguruan tinggi serta kontribusi bagi masyarakat luas.