Semarang – Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pendidikan bertaraf internasional melalui penyelenggaraan Undip Global Classroom bertajuk “Fish Welfare in Aquaculture Education” pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan dua pakar internasional di bidang akuakultur, yakni Prof. Dave C. Little dan Dr. Simao Zacharias, yang dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan akuakultur berkelanjutan, khususnya terkait aspek kesejahteraan ikan (fish welfare).
Diselenggarakan secara interaktif, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta praktisi dari berbagai latar belakang. Forum ini menjadi ruang diskusi yang memperkaya pemahaman peserta mengenai pentingnya integrasi prinsip kesejahteraan ikan dalam sistem pendidikan akuakultur masa kini.
Dalam sesi pemaparannya, Prof. Dave C. Little menyoroti bahwa kesejahteraan ikan tidak hanya berkaitan dengan aspek etis, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas serta keberlanjutan sektor akuakultur. Sementara itu, Dr. Simao Zacharias menekankan pentingnya pendekatan edukatif dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap praktik budidaya yang lebih bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, FPIK Undip terus mendorong internasionalisasi pendidikan sekaligus memperluas jejaring akademik global. Undip Global Classroom diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan perspektif global dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di bidang akuakultur berkelanjutan.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti nyata konsistensi Program Studi Akuakultur FPIK Undip dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan dinamika perkembangan global.

