UNDIP Membuka Kesempatan Kuliah dengan Beasiswa Penuh Prodi S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Kampus Jepara

UNDIP Membuka Kesempatan Kuliah dengan Beasiswa Penuh Prodi S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Kampus Jepara

​Semarang – Jawa Tengah (15/7). Universitas Diponegoro telah mengumumkan peserta yang lolos UM S1 UNDIP pada tanggal 10 Juli 2024. Namun demikian animo lulusan yang ingin kuliah di UNDIP masih luar biasa jumlahnya. Untuk menampung animo membludak lulusan yang ingin kuliah di UNDIP, mulai tanggal 12 s.d. 16 Juli 2024, UNDIP membuka pendaftaran UM Program Sarjana (S1) Terbatas 2024. Salah satu program studi yang dibuka pada UM S1 Terbatas 2024 adalah prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Kampus Jepara.

Prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan UNDIP diperuntukkan untuk siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024. Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun.

Ada yang menarik dari prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan UNDIP yakni disediakannya beasiswa bagi 30 siswa yang lolos dan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Kuota yang tersedia pada prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan UNDIP sejumlah 60 siswa. Adapun syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari yang berwenang.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa UNDIP adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. “UNDIP terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian UNDIP juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof. Suharnomo. Hal tersebut sejalan dengan tekad UNDIP untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan. Nantinya 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

Untuk prospek lulusan, prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan UNDIP memenuhi kebutuhan pasar. Mengingat prodi ini dirancang untuk mengintegrasikan pengetahuan dan skill di bidang perikanan dan kelautan dengan bisnis dan teknologi berbasis artificial intelligence of things (AIoT). Prodi ini menggabungkan inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

Tertarik? Segera mendaftar prodi S-1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan UNDIP. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 12 s.d. 16 Juni 2024. Untuk materi ujian meliputi tes potensi skolastik terdiri dari: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif. Juga tes literasi yang mencakup literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

Dilansir dari: Website Universitas Diponegoro

Mahasiswa FPIK Undip Kenalkan Inovasi HPI di Pameran Hari Keluarga Nasional ke-31

Mahasiswa FPIK Undip Kenalkan Inovasi HPI di Pameran Hari Keluarga Nasional ke-31

SEMARANG – Jumat (28/6) Para mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam UKM-F Unit Usaha Hasil Perikanan (UUHP) turut berpartisipasi dalam pameran Hari Keluarga Nasional ke-31. Acara ini berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, dan dihadiri oleh berbagai instansi dan masyarakat umum. Partisipasi ini merupakan bentuk kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), khususnya Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP) dengan FPIK Undip.

Pameran yang berlangsung selama tiga hari, dari Kamis (27 Juni) hingga Sabtu (29 Juni), menjadi ajang bagi mahasiswa FPIK Undip bersama Dirjen PDSPKP untuk memperkenalkan inovasi perikanan. Dengan booth pameran yang mengusung tema “Protein Ikan: Untuk Generasi Emas”, mahasiswa FPIK Undip berkesempatan memperkenalkan inovasi bubuk Hidrolisat Protein Ikan (HPI). Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan asupan protein masyarakat dan menjadi solusi dalam penanganan stunting. Bubuk HPI ini memiliki keunggulan karena fortifikasinya tidak membuat makanan berbau amis serta tidak mengubah rasa dan warna, sehingga cocok bagi masyarakat yang tidak suka mengonsumsi ikan secara langsung.

Selain bubuk HPI, booth mahasiswa FPIK Undip juga menampilkan berbagai produk makanan dan minuman inovatif berbasis HPI. Produk-produk ini antara lain susu Surikan, softbread cookies, serabi, onde-onde, bolu kukus, sosis solo, aneka bubur, hingga beberapa produk frozen food seperti nugget, tuna kaleng, otak-otak, dan cilok yang kebetulan juga merupakan hasil produk dari mahasiswa UKM-F UUHP FPIK Undip yang menunjukkan keberagaman aplikasi HPI dalam berbagai jenis pangan. Untuk lebih efektif dalam mengenalkan produk-produk inovasi tersebut, mahasiswa FPIK juga menyiapkan tester makanan yang bisa dicicip langsung oleh masyarakat umum.

Dekan FPIK Undip, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., turut menyempatkan hadir di booth pameran dan mengapresiasi kehadiran serta kerja keras mahasiswa FPIK dalam memperkenalkan inovasi bubuk HPI kepada masyarakat. Beliau merasa bangga dan mendukung penuh upaya ini, mengingat manfaat besar yang bisa diperoleh masyarakat dari penggunaan HPI dalam pemenuhan gizi. Kehadiran Dekan FPIK di booth menambah semangat mahasiswa untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui teknologi dan produk perikanan.

Program Studi Budidaya Perairan UNSRI Lakukan Kunjungan Edukatif ke Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Program Studi Budidaya Perairan UNSRI Lakukan Kunjungan Edukatif ke Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

FPIK, SEMARANG – Kamis (27/6) Program studi Budidaya Perairan dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya melakukan kunjungan lapangan ke Departemen Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Kunjungan ini bertujuan untuk kunjungan lapangan atau study tour dan menjalin ikatan persaudaraan antara sesama program studi Budidaya Perairan. Rombongan dari prodi Budidaya Perairan Universitas Sriwijaya yang dipimpin oleh Dr. Ferdinand Hukama Taqwa, S.Pi., M.Si. selaku Koordinator Program Studi Budidaya Perairan UNSRI, beserta para dosen dan mahasiswa, disambut di Gedung Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro.

Dr. Ferdinand Hukama Taqwa, S.Pi., M.Si. mengungkapkan kegembiraannya karena FPIK Undip telah menerima dan menyambut rombongan beliau dengan sangat baik. Beliau berharap bahwa dalam kunjungan ke FPIK Undip, khususnya ke Departemen Akuakultur, para dosen dan mahasiswanya dapat menimba ilmu sebanyak mungkin dan dijadikan motivasi bagi Prodi Budidaya Perairan UNSRI. Dekan FPIK Undip, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., dalam sambutan singkatnya juga mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari UNSRI dan berharap kunjungan kali ini bisa memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak.

Setelah sambutan dari pimpinan, Dr. Ir. Desrina, M.Sc., selaku Kepala Departemen Akuakultur FPIK Undip, memperkenalkan secara singkat tentang departemen Akuakultur FPIK Undip beserta fasilitas laboratoriumnya yang nantinya akan dikunjungi oleh para mahasiswa dari UNSRI. Penjelasan ini memberikan gambaran mendalam mengenai fasilitas dan keunggulan Departemen Akuakultur FPIK Undip, yang dapat menjadi inspirasi bagi para tamu dari Prodi Budidaya Perairan Universitas Sriwijaya. Dr. Ir. Desrina, M.Sc. juga menyempatkan untuk memberikan quiz beserta beberapa doorprize bagi mahasiswa UNSRI yang bisa menjawab dengan benar, sehingga acara berlangsung dengan interaktif dan penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan kenang-kenangan antara kedua institusi sebagai simbol persahabatan. Kemudian, kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan kunjungan lapangan ke beberapa laboratorium milik Departemen Akuakultur FPIK Undip. Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua fakultas dan program studi serta memberikan manfaat bagi perkembangan program studi Budidaya Perairan atau Akuakultur di Indonesia.

Seafood Fiesta: Sensasi Baru di Marlin Space FPIK Undip

Seafood Fiesta: Sensasi Baru di Marlin Space FPIK Undip

Pada hari Jumat, 21 Juni 2024, Marlin Space Cafe FPIK Undip menghadirkan sesuatu yang menarik, unik, dan berbeda. Marlin Space mengadakan acara Seafood Fiesta, sebuah pesta seafood dengan konsep All You Can Eat yang menawarkan berbagai macam hidangan hasil perikanan seperti ikan, cumi, udang, serta kudapan pelengkap seperti buah-buahan dan lainnya. Acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner yang memuaskan bagi para pengunjungnya.

Event Seafood Fiesta ini dibagi menjadi tiga batch: sesi siang, sesi sore, dan sesi malam, masing-masing berlangsung selama dua jam dan terbatas untuk 50 orang per batch, yang tentu dapat diikuti oleh semua kalangan. Acara ini sukses besar dengan semua batch terisi penuh oleh para peserta yang antusias menikmati beragam hidangan seafood yang disajikan. Keterbatasan kuota tidak mengurangi semangat para peserta untuk merasakan kenikmatan seafood dalam suasana yang hangat dan menyenangkan.

Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., beserta Ibu Rektor turut hadir dalam event Seafood Fiesta All You Can Eat ini. Kehadiran beliau menambah kemeriahan acara yang diadakan di minggu terakhir Ujian Akhir Semester (UAS), dengan harapan para mahasiswa dapat mengapresiasi diri sendiri setelah menghadapi UAS dan merasakan atmosfer yang berbeda selama berkuliah di FPIK Undip. Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas acara ini dan berharap event serupa dapat sering dilakukan untuk mendukung kemajuan FPIK Undip.

Dekan FPIK, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D, berharap dengan adanya event Seafood Fiesta ini, FPIK Undip semakin dicintai oleh mahasiswanya dan sekaligus dapat meningkatkan branding FPIK Undip di kalangan masyarakat terlebih lagi dapat menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yaitu Program Gemarikan. Dengan suksesnya acara ini, Marlin Space Cafe FPIK Undip berhasil menghadirkan inovasi yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga berbeda bagi civitas FPIK dan Undip.

FPIK, Jaya!

PT. Cassanatama Naturindo Lakukan Kunjungan ke FPIK Undip

PT. Cassanatama Naturindo Lakukan Kunjungan ke FPIK Undip

FPIK, SEMARANG – Pada hari Jumat, 7 Juni 2024, PT. Cassanatama Naturindo melakukan kunjungan ke Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membahas kemajuan program perbaikan perikanan (FIP – Fisheries Improvement Project). Dalam kunjungan ini, PT. Cassanatama Naturindo juga mengajak pihak dari PT. Sahabat Laut Lestari, yang dikenal sebagai penyedia alat pendataan perikanan, untuk turut serta dalam diskusi.

 

Dalam kunjungan ini, rombongan disambut oleh Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D, selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri, S.Pi., serta dosen FPIK Undip, yaitu Prof. Dr. Ir. Eko Nurcahya Dewi, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc., dan Dr. Ir. Sri Redjeki, M.Si. Diskusi yang dilakukan berfokus pada updating progress lebih lanjut dari program FIP yang sedang berjalan. Program FIP ini merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan praktik perikanan berkelanjutan di Indonesia. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak saling berbagi informasi, data, dan memberikan masukan yang konstruktif untuk memastikan program berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai target yang diinginkan.

 

Kerjasama antara PT. Cassanatama Naturindo, PT. Sahabat Laut Lestari, dan FPIK Undip diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengelolaan perikanan di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan praktik perikanan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat terwujud. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antar dua belah pihak, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk terus berinovasi demi kelestarian sumber daya perikanan.

Marlin Space: Fasilitas Keren dan Kekinian di Fpik Undip

Marlin Space: Fasilitas Keren dan Kekinian di Fpik Undip

FPIK, SEMARANG – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro kini memiliki fasilitas baru yang mengusung konsep kekinian, yaitu Marlin Space. Marlin Space adalah hasil dari kerjasama antara FPIK dengan para alumni FPIK Undip. Berlokasi strategis di area kampus FPIK dan bersebelahan dengan kantin fakultas, Marlin Space hadir untuk menawarkan pengalaman berbeda bagi seluruh civitas akademika FPIK dan Undip.

Marlin Space mengusung konsep cafe yang nyaman dan modern, dengan fasilitas indoor ber-AC dan area outdoor dengan tampilan yang kekinian atau yang sering disebut aesthetic. Menu yang ditawarkan pun beragam dengan harga yang terjangkau, mulai dari minuman espresso based, tea based, milk based hingga minuman signature khas Marlin Space yang otentik dan memiliki cita rasa spesial. Tidak ketinggalan, beragam makanan ringan yang lezat seperti croissant dengan berbagai varian topping, sandwich, mix platter, hingga waffle siap memanjakan lidah para pengunjung.

Fasilitas baru ini juga didukung oleh jaringan wi-fi yang kuat, menjadikan Marlin Space tempat ideal bagi mahasiswa untuk mengerjakan tugas atau bersosialisasi dengan teman-teman. Dengan jam operasional dari pukul 9 pagi hingga 9 malam setiap hari, Marlin Space siap menjadi tempat favorit baru bagi mahasiswa FPIK. Slogan “A Space to Connect, A Place to Grow” yang diusung mencerminkan tujuan Marlin Space sebagai tempat untuk berkoneksi dan berkembang bersama.

Dekan FPIK, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., berharap fasilitas baru yang keren dan kekinian ini dapat menambah semangat mahasiswa dalam menjalani perkuliahan dan membuat mereka semakin nyaman berkuliah di FPIK Undip. Beliau juga mengundang seluruh civitas akademika Undip untuk datang ke Marlin Space karena fasilitas ini terbuka untuk semua. Dengan hadirnya Marlin Space, diharapkan mahasiswa dapat lebih termotivasi dan merasakan suasana kampus yang lebih hidup dan dinamis. Fasilitas ini bukan hanya sekedar tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga ruang untuk berkreasi, belajar, dan membangun hubungan yang lebih erat antar sesama mahasiswa.

FPIK, Jaya!

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke FPIK UNDIP

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke FPIK UNDIP

FPIK, SEMARANG – Selasa (28/5) Program studi Teknologi Hasil Perikanan dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya melakukan kunjungan lapangan ke program studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding dan menjalin ikatan persaudaraan antara sesama program studi Teknologi Hasil Perikanan. Rombongan dari prodi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Sriwijaya yang dipimpin oleh Prof. Dr. Rinto, S.Pi., M.P., beserta para dosen dan mahasiswa, disambut di Gedung Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro.

Prof. Dr. Rinto, S.Pi., M.P. mengungkapkan kegembiraannya karena FPIK Undip berkenan menerima kunjungan dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Beliau berharap bahwa dalam kunjungan ke FPIK Undip, khususnya ke prodi Teknologi Hasil Perikanan, para dosen dan mahasiswanya dapat menimba ilmu sebanyak mungkin demi kemajuan prodi Teknologi Hasil Perikanan UNSRI. Dekan FPIK Undip, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., dalam sambutan singkatnya juga mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari UNSRI dan berharap kunjungan kali ini bisa meninggalkan kesan yang baik serta bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Setelah sambutan dari pimpinan, Dr. Putut Har Riyadi, S.Pi., M.Si. selaku Ketua Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Undip, memperkenalkan secara singkat tentang prodi THP FPIK Undip beserta fasilitas laboratoriumnya yang nantinya akan dikunjungi oleh para mahasiswa dari UNSRI. Penjelasan ini memberikan gambaran mendalam mengenai fasilitas dan keunggulan prodi THP FPIK Undip, yang dapat menjadi inspirasi bagi para tamu dari Universitas Sriwijaya.

Acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan kenang-kenangan antara kedua institusi sebagai simbol persahabatan. Kemudian, kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan kunjungan ke Laboratorium Pangan Fungsional serta Laboratorium Pengemasan milik prodi THP FPIK Undip. Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua fakultas dan program studi serta memberikan manfaat bagi perkembangan program studi Teknologi Hasil Perikanan di Indonesia.

Jejak Prestasi: Mahasiswa FPIK Undip Panen Prestasi di FAPERTA FAIR 5

Jejak Prestasi: Mahasiswa FPIK Undip Panen Prestasi di FAPERTA FAIR 5

FPIK, SEMARANG – Lima orang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dan satu mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro berhasil memborong prestasi pada ajang Futuristics and Prestige Research, Technology and Art (FAPERTA) Fair 5 yang berlangsung pada tanggal 18-19 Mei 2024 di Universitas Dhyana Pura, Bali. Ajang FAPERTA Fair sendiri merupakan ajang kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation. Dalam perlombaan kali ini, Tim mahasiswa FPIK yang berjumlah lima orang mahasiswa berhasil meraih Gold Medal pada kategori Essay tema Lingkungan, Silver Medal pada kategori Poster tema HSE, Bronze Medal kategori Essay tema Lingkungan, Bronze Medal kategori Essay tema Teknologi, serta berhasil menjadi Juara Umum Harapan 1 di bawah bimbingan dosen FPIK yaitu Kukuh Eko Prihantoko, S.Pi., M.Si. Kelima mahasiswa FPIK yang berhasil panen prestasi tersebut merupakan mahasiswa dari Departemen Perikanan Tangkap, yaitu:

  1. Sholichin Adji Saputro (2022)
  2. Rafi Zulmy Saputra (2022)
  3. Revinda Aradea Adat (2022)
  4. Andrew Rafael Kristanto (2023)
  5. Zulfa Arya Ramadhani (2023)

Keberhasilan para mahasiswa ini juga tidak terlepas dari support pihak dosen, fakultas, dan Bank Jateng yang turut memberi dukungan sponsorship kepada tim mahasiswa FPIK dalam mengikuti kompetisi ini. Dengan peraihan prestasi tingkat nasional melalui FAPERTA Fair 5 ini, Adji sebagai Ketua Tim berharap untuk bisa mengikuti kompetisi-kompetisi tingkat nasional atau bahkan tingkat internasional lainnya. Adji yakin bahwa dia dan teman-teman mahasiswa FPIK lainnya kedepan dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi. “Saya juga berharap FPIK sebagai Fakultas bisa untuk terus menunjukkan dukungan kepada para mahasiswa yang ingin berkembang dan berprestasi” ujarnya. Semoga kedepan akan ada lebih banyak mahasiswa dari FPIK Undip yang bisa menorehkan prestasi membanggakan.

 

FPIK, Jaya!

FPIK Undip dan Indosat Ooredoo Lakukan Kerjasama Program Digitalisasi Konservasi Mangrove

FPIK Undip dan Indosat Ooredoo Lakukan Kerjasama Program Digitalisasi Konservasi Mangrove

FPIK, SEMARANG – Senin (27/5) Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK Undip) Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D didampingi oleh Wakil Dekan FPIK yaitu Prof. Agus Trianto, Msc., Ph.D. dan Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri, S.Pi., M.Si. telah melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sekaligus pelaksanaan program Digitalisasi Konservasi Mangrove antara FPIK Undip dengan PT. Indosat Tbk yang diwakili oleh Muhammad Buldansyah, selaku Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison. Bertempat di Hall Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, penandatangan kerjasama ini merupakan wujud komitmen bersama dari FPIK sebagai pihak akademisi dengan pihak swasta dalam mendukung konservasi mangrove dan pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT).

Selain perwakilan dari FPIK Undip dan PT. Indosat Tbk., acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor 2, Prof. Dr. rer. nat. Heru Susanto, ST, MM, MT. sebagai perwakilan dari pihak Universitas Diponegoro, perwakilan dari Pemerintah Daerah Demak serta  sivitas akademika Undip lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Heru Susanto mengatakan bahwa kerjasama ini adalah hal yang baik dan tentu bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain itu, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan bahwa peningkatan dampak dari isu abrasi pesisir merupakan warning yang perlu segera diatasi. “melalui program Digitalisasi Konservasi Mangrove ini, Indosat berkomitmen mendukung upaya dalam melindungi pesisir dan ekosistem mangrove” ujarnya. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yaitu Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D juga menyambut baik kerjasama dengan Indosat ini dan berharap pelaksanaan program Digitalisasi Konservasi Mangrove dapat berjalan dengan optimal, sehingga memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan, dan juga perekonomian masyarakat pesisir utara Pulau Jawa. Selain Program Digitalisasi Mangrove, PT Indosat Tbk. juga berkolaborasi bersama FPIK untuk menempatkan satu Reverse Vending Machine (RVM) Plasticpay sebagai program tukar botol plastik menjadi pulsa di lingkungan FPIK Undip, dengan harapan alat tersebut dapat menjadi bentuk dukungan nyata untuk mengatasi limbah plastik demi kelestarian lingkungan.

BPSDM Undip Adakan Pendampingan dan Update SISTER Kemdikbud di FPIK UNDIP

BPSDM Undip Adakan Pendampingan dan Update SISTER Kemdikbud di FPIK UNDIP

FPIK, SEMARANG – Pada hari Senin (20/5) telah dilaksanakan kegiatan Pendampingan dan Update Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) Kemdikbud bagi tenaga Dosen FPIK Undip bertempat di Gedung Auditorium, FPIK Undip. Acara ini bertujuan dalam rangka memastikan bahwa semua tenaga Dosen khususnya di FPIK Undip sudah memperbarui data sertifikasi ke dalam SISTER. Kegiatan ini mengundang seluruh dosen FPIK Undip dan dipandu langsung oleh narasumber yaitu, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. yang juga merupakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Diponegoro. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat membantu dosen FPIK Undip untuk input sertifikasi yang dimiliki ke dalam SISTER Kemdikbud yang juga akan berdampak positif bagi kredibilitas sebagai tenaga dosen.