SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali membuktikan komitmennya dalam pengembangan iklim riset bertaraf internasional melalui Program Postdoctoral Nasional World Class University (WCU) di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Tahun 2026. Salah satu akademisi yang berpartisipasi dalam program ini adalah Dr. Wendy Alexander Tanod, S.Kel., M.Si., yang merupakan dosen dari Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan, Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) yang berlokasi di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina.
Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Diponegoro, Dr. Wendy menjalankan kegiatan postdoctoral di bawah pendampingan ahli dari UNDIP, yakni Dr. Putut Har Riyadi, S.Pi., M.Si.. Adapun topik riset utama yang diusung berfokus pada “Modulasi Inflamasi Sistematik dan Perbaikan Homeostasis Glukosa Oleh Kombinasi Spirulina Platensis dan Zingiber Officinale Var. Amarum Pada Model Diabetes Melitus Tipe 2: Fenotipe Hingga Hispatologi”. Sebagai seorang profesional yang kritis dalam memandang berbagai isu melalui berbagai perspektif, pelaksanaan riset dan penulisan ini diperkuat dengan landasan pencarian solusi berbasis temuan riset mutakhir dan hasil penelitian dipublikasikan di Jurnal Internasional terindeks SCOPUS dan Web of Science (WoS).
Dedikasi Dr. Wendy selama berada di FPIK UNDIP tidak hanya difokuskan pada penelitian dan publikasi ilmiah, namun juga diwujudkan dalam bentuk diseminasi pengetahuan. Pada 13 Agustus 2026, Dr. Wendy menjadi pemateri dalam Workshop bertajuk “Sharing Pengalaman dalam Penulisan Artikel llmiah dengan bantuan Artificial Intellegence”. Kegiatan ini diikuti oleh dosen program studi Teknologi Hasil Perikanan, FPIK, UNDIP; dan mendapat sambutan antusias dari sivitas akademika. Selanjutnya, pada 20 Agustus 2026, Dr. Wendy kembali berbagi wawasan strategis dalam sesi kuliah tamu bagi mahasiswa pascasarjana FPIK UNDIP yang mengangkat tema “Menemukan Research Gap dalam penelitian mahasiswa pascasarjana dengan bantuan AI”.
Kapasitasnya dalam bidang akademik juga dibuktikan melalui pendampingan intensif naskah publikasi kepada empat orang mahasiswa (program S1 dan S3). Berkat sentuhan kepakarannya, tiga naskah artikel ilmiah dari pendampingan tersebut telah berhasil dikirimkan (submitted) ke jurnal internasional terindeks SCOPUS, sementara satu naskah lainnya tengah dalam tahap finalisasi akhir.
Dalam hal luaran publikasi selama menjalankan program postdoctoral, kinerja yang dihasilkan sangat impresif. Hingga saat ini, satu naskah berhasil dipublikasikan di jurnal internasional terindeks SCOPUS Q2. Sebanyak dua naskah sedang dalam proses peninjauan (under review) di jurnal internasional SCOPUS Q2, tiga naskah artikel ilmiah masih dalam proses finalisasi, dan satu naskah lainnya sedang dalam tahap penyusunan draf.
Sinergi dan kolaborasi riset ini turut berkontribusi positif pada peningkatan rekam jejak kepustakaan institusi tuan rumah. Tercatat, sebanyak sembilan karya ilmiah milik dosen UNDIP telah disitasi dalam berbagai naskah artikel ilmiah yang disusun oleh Dr. Wendy bersama pedamping ahli Dr. Putut. Pencapaian dari program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa akademisi dan peneliti dari wilayah perbatasan memiliki kapabilitas dan daya saing yang tinggi dalam memberikan sumbangsih literatur sains di tingkat universitas berkelas dunia, seperti Universitas Diponegoro.

