Konsorsium Riset FPIK Undip Hasilkan 50 Submit Jurnal Internasional

Jogja – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Konsorsium Riset Keberlanjutan Lingkungan Nusantara dan Klinik Manuskrip yang berlangsung pada 6–7 Februari 2026 di Hotel Griya Persada Kaliurang, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana untuk memperkuat kolaborasi multidisiplin di bidang kelautan dan perikanan.

Sebanyak 41 peserta dari berbagai departemen mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menyelaraskan arah penelitian, memperluas jejaring akademik, serta menghasilkan solusi berbasis riset terhadap berbagai isu strategis, seperti keberlanjutan sumber daya ikan, ketahanan pangan akuakultur, restorasi ekosistem pesisir, hingga mitigasi dampak perubahan iklim. Forum konsorsium juga menjadi ruang berbagi gagasan dan penguatan sinergi riset antardisiplin dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FPIK Undip, Prof. Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti, M.Sc.. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas penulisan ilmiah sebagai bagian dari penguatan budaya akademik dan pencapaian indikator kinerja publikasi fakultas. Menurutnya, kualitas riset yang baik perlu diiringi kemampuan menyusun manuskrip ilmiah yang mampu bersaing pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Salah satu agenda utama yang menjadi pusat perhatian adalah pelaksanaan Klinik Manuskrip yang berlangsung intensif selama dua hari. Program ini menghadirkan Prof. Dr.Sc. Anindya Wirasatriya, S.T., M.Si., M.Sc. dengan H-index 20 untuk memberikan pendampingan langsung kepada peserta. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh bimbingan komprehensif mulai dari penajaman research gap, pemilihan metodologi penelitian, analisis data, penyusunan artikel sesuai standar etika akademik, hingga strategi pemilihan jurnal dan proses submission.

Selain itu, Yusuf Jati Wijaya, S.Kel., M.Sc., M.Si., Ph.D. turut membagikan pengalaman dan strategi penulisan artikel ilmiah, termasuk teknik membangun alur penelitian yang kuat serta kiat menghadapi proses review jurnal. Materi juga menekankan pentingnya penyajian tabel, grafik, dan peta yang informatif, serta penyusunan narasi penelitian yang sistematis dan menarik agar hasil riset memiliki daya saing publikasi yang lebih tinggi.

Dekan FPIK Undip, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen fakultas dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif dan produktif. “Kami ingin memastikan bahwa setiap ide cemerlang tidak berhenti di meja kerja, tetapi memberikan dampak nyata bagi pengembangan keilmuan dan kebijakan,” ungkapnya. Selama pelaksanaan Klinik Manuskrip, tercatat sebanyak 50 naskah berhasil ditinjau dan disubmit ke jurnal internasional bereputasi.

Melalui kegiatan ini, FPIK Undip berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sivitas akademika sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan berbasis riset di sektor kelautan dan perikanan.