UNDIP dan BRIN Perkuat Riset Smart Fisheries Polikulture melalui Program Posdoktoral 2025

Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kolaborasi riset melalui pelaksanaan Program Posdoktoral Tahun 2025. Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas penelitian, memperluas jejaring akademik, serta menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Program Posdoktoral 2025 melibatkan para peneliti doktoral yang bekerja sama dengan kelompok riset dan pusat unggulan di lingkungan UNDIP. Salah satu fokus utama penguatan riset tahun ini adalah Pusat Kolaborasi Riset (PKR) “Smart Fisheries Polikulture”, yang diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor perikanan dan kelautan berbasis teknologi dan keberlanjutan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2025 di lingkungan Universitas Diponegoro dan menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem riset nasional. Melalui program tersebut, peneliti posdoktoral mengembangkan berbagai tema strategis, seperti ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya pesisir dan kelautan, serta pengembangan teknologi hidrodinamika yang aplikatif.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas luaran riset melalui publikasi ilmiah bereputasi internasional, sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat dan industri. Selain itu, program ini juga menjadi sarana pengembangan kapasitas peneliti muda dalam membangun jejaring riset lintas institusi.

Kolaborasi antara UNDIP dan BRIN dilakukan melalui pendampingan riset, penguatan pusat kolaborasi penelitian, serta integrasi sumber daya dan keahlian antarpeneliti. Dengan sinergi tersebut, diharapkan lahir berbagai solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang perikanan dan kelautan.

Melalui semangat kolaborasi dan keunggulan akademik, UNDIP terus berkomitmen menjadi pusat riset yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, peningkatan daya saing bangsa, serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).