Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan FPIK Undip Jalani Program Magang Kerja di Hokkaido, Jepang

Semarang — Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK Undip), kembali menunjukkan kiprah internasional melalui partisipasi dalam program magang kerja di Hokkaido, Jepang. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi global mahasiswa melalui pengalaman langsung di industri pengolahan hasil perikanan berstandar internasional.

Selama mengikuti program magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari proses produksi, pengendalian mutu, hingga penerapan teknologi pengolahan hasil perikanan modern. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman budaya kerja Jepang yang menekankan kedisiplinan, ketelitian, serta efisiensi dalam setiap proses produksi.

Adapun mahasiswa yang mengikuti program magang kerja di Hokkaido adalah:

  1. Natasya Aprilia Hapsari (26060122120023)
  2. Salis Ngaenurohmah (26060122120002)
  3. Maulina Damayanti (26060122120008)
  4. Sekarletta Kusumaningrum (26060122130055)
  5. Rahma Dewi Luthfiana (26060122140096)
  6. Revolina Tata Astuti (26060122130054)
  7. Virza Magdalena Hambali (26060122140089)
  8. Talitha Rahayu Kusainin (26060122130035)
  9. Nazla Azizah Hafsah (26060122130042)
  10. Andini Fitria Nurmaliza (26060122130048)
  11. Najla Aulia Harsyah (26060122140075)
  12. Siska Maylani (26060122130039)
  13. Mariana Mutiara (26060122140086)
  14. Amelia Nabila (26060123130053)
  15. Dhiana Puspitasari (26060123130031)

Ketua Program Studi menyampaikan bahwa program magang internasional ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga memperluas wawasan global serta memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendorong inovasi produk perikanan di Indonesia serta meningkatkan daya saing lulusan FPIK Undip di tingkat internasional.

Melalui program ini, FPIK Undip terus berkomitmen mendukung internasionalisasi pendidikan dan memperkuat kolaborasi dengan mitra industri luar negeri. Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa maupun pengembangan sektor perikanan nasional.