Semarang – Mahasiswa Program Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali memperlihatkan kontribusi akademik nyata melalui partisipasinya dalam forum ilmiah nasional. Pada 16 Desember 2025, Willy Wulansari, mahasiswa Magister Ilmu Kelautan, tampil sebagai salah satu pembicara pada Forum Diskusi Ilmiah Maritim (FDIM) ke-25 yang diselenggarakan oleh Direktorat Meteorologi Maritim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara daring.

Kegiatan ini menjadi bagian dari diseminasi penelitian tesis Willy yang bergerak di bidang oseanografi dan meteorologi maritim. Dalam forum ilmiah tersebut, ia menyampaikan paparan berjudul “Pemanfaatan Data Observasi Meteorologi Maritim (Coastal Float dan Marine Automatic Weather Station) dalam Analisis Peristiwa Marine Heatwaves.” Presentasi ini menyoroti pemanfaatan data observasi laut dan atmosfer sebagai dasar penting dalam menganalisis fenomena Marine Heatwaves (MHWs), yang semakin sering terjadi seiring dengan variabilitas dan perubahan iklim global.
Dalam pemaparannya, Willy menjelaskan pentingnya integrasi data dari Coastal Float, Marine Automatic Weather Station (MAWS), serta observasi satelit resolusi tinggi untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap anomali suhu permukaan laut. Temuan dari hasil penelitiannya diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem pemantauan Marine Heatwaves secara real-time, terutama di wilayah pesisir Indonesia yang rentan terhadap pemanasan laut ekstrem.
Forum Diskusi Ilmiah Maritim merupakan wahana berbagi pengetahuan bagi para staf dan peneliti di lingkungan BMKG, termasuk unit teknis di seluruh Indonesia. Pelaksanaan FDIM ke-25 diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai unit BMKG dan dilakukan secara virtual.
Partisipasi Willy dalam forum ilmiah nasional ini menunjukkan peran aktif sivitas akademika FPIK UNDIP dalam memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan terhadap isu-isu strategis kelautan nasional, sekaligus membuktikan pengaruh positif penelitian mahasiswa dalam memberikan wawasan ilmiah bagi pemangku kebijakan dan lembaga riset.

