Universitas Diponegoro melalui Direktorat Hukum dan Organisasi (DHO) menyelenggarakan Workshop Pendampingan Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas menuju WBK/WBBM pada 18 November 2025 di Hotel Aruss Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel di seluruh unit kerja UNDIP.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP turut berkontribusi aktif dalam kegiatan ini melalui keikutsertaan tim ZI FPIK pada seluruh sesi pendampingan. Partisipasi ini merupakan wujud komitmen FPIK dalam mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan bebas dari penyimpangan. Partisipasi FPIK dalam workshop ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan fakultas dalam menghadapi penilaian ZI tahun 2026, khususnya dalam peningkatan inovasi layanan publik, penguatan pengawasan internal, dan pemantapan budaya integritas di seluruh lini.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang SDM, TIK, Hukum dan Organisasi, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, menekankan bahwa pembangunan ZI merupakan mandat strategis bagi semua fakultas dan sekolah di Undip. Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas tidak hanya untuk lembaga tetapi juga bagi keselamatan pribadi dan keluarga pegawai, sembari mengajak seluruh sivitas menjadikan kegiatan ini sebagai kick-off percepatan ZI tahun 2026.

Pada sesi utama, Zulfahmi memaparkan strategi percepatan Reformasi Birokrasi melalui pembangunan ZI sebagai fondasi tata kelola kampus yang modern, efisien, dan berdampak. Ia menegaskan pentingnya inovasi layanan yang lahir dari kebutuhan nyata mahasiswa, dosen, dan masyarakat untuk mencapai predikat WBK/WBBM.
Direktur Hukum dan Organisasi UNDIP, Dr. Yunanto, melaporkan bahwa seluruh fakultas telah mengisi LKE sepanjang 2025, dengan empat fakultas lolos penilaian tingkat Ditjen Dikti yaitu FT, FK, FEB, dan FISIP. Workshop yang diikuti 125 peserta ini dilaksanakan melalui tiga ruang pendampingan antara lain manajemen perubahan dan sistem SDM berbasis kinerja, penataan tata laksana dan peningkatan kualitas layanan publik, dan penguatan akuntabilitas kinerja dan pengawasan internal. Masing-masing memfokuskan dua area perubahan agar unit kerja, termasuk FPIK, memperoleh pemahaman teknis yang lebih komprehensif.
Melalui workshop ini, UNDIP menegaskan komitmen memperkuat integritas, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik di seluruh unit, termasuk FPIK. Pembangunan Zona Integritas menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan, riset, dan layanan berjalan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.

